Selamat Datang di Website Kecamatan Baso
Kamis, 14 Desember 2017 - 25 Rabiul Awwal 1439 H

BUDI PERWIRA NEGARA. AP. M.Si

Camat Baso

Kata Sambutan  Profil

Alamat Kontak :

Jl. Raya Bukittinggi Payakumbuh KM 13

(0752) 28502

kec_baso@agamkab.go.id

Berita > Detil

Kamis, 26 Mei 2011 - 12:51 WIB

Bupati Perlu Menggevaluasi

Pasca rekomendasi 100 menyingkapi LKPJ Bupati tahun 2010 kalangan wakil rakyat di DPRD Agam berharap hal itu menjadi cerminan evaluasi dan perbaikan di masa akan datang. "Meski kepala daerah berganti, tapi prinsip pembangunan yang berkelanjutan mesti jadi perhatian ,"ulas Syafaruddin S.Sos, Ketua Fraksi PKS kemarin.


Dijelaskan, cukup banyak program yang baik dari kepala daerah sebelumnya yang bisa dilanjutkan duet Bupati dan Wakil Bupati Indra Catri dan Umar."Progranm seperti BMT perlu dilanjutkan, di samping program lainya, karena bermanfaat bagi masyarakat, "ulas Syafaruddin. Menurut Syafaruddin, Pemerintah sekarang pun harus berjiwa enterpreunerial goverment. setiap program harus diukur dengan nilai ekonomis, efektif, efesien.


"Semangat wirausaha sangat penting, mengingat saat ini96 persen dana APBD Agam berasal dari pusat dan provinsi. Untuk mengingatkan daya saing daerah, Bupati harus memaksimalkan segala potensi daerah yang ada,"katanya menggingatka. Pada bagian lain menurut percepatan pembangunan kawasan perkotaan terutama Lubuk Basung sebagai Ibukota Kabupaten Agam, Telah menampakkan kemajuan. Namun kedepan harus ada peningkatan penataan, setidaknya rumusan karakter sebagai daya tariknya. Termasuk kawasan perkotaan yang sudah mulai berkembang seperti di pusat-pusat ibukota kecamatan di daerah Hinterland (perbatasan) sekitar kota Bukit Tinggi.


"Hendaknya ini juga tata insfrastruktur, misalnya jalan dua jalur, terkait kelancaran transfortasi dalam menunjang perekonomian masyarakat, Syafaruddin perlu perhatian lebih, misalnya lintas Pasaman-Bukit Tinggi-Pekanbaru." Juga mengatasi kemacetan lalu lintas Padang-Bukittinggi, kini hampir setiap hari, "katanya. Menurutnya selain perlu dikoordinasi dengan Pemprov Sumbar, juga terobosan untuk jalur alternative." Misalnya jalur Kotobaru-Sungaipua, Canduang-Payakumbuah atau pelebaran jalan Bukittinggi-Padanglua-Kotobaru. Bisa juga di statsu jalan itu di tinggkat menjadi jalan Provinsi," katanya ( Rakayat Sumbar Utara)

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: