Selamat Datang di Website Kecamatan Baso
Minggu, 20 Agustus 2017 - 27 Zulqaidah 1438 H

BUDI PERWIRA NEGARA. AP. M.Si

Camat Baso

Kata Sambutan  Profil

Alamat Kontak :

Jl. Raya Bukittinggi Payakumbuh KM 13

(0752) 28502

kec_baso@agamkab.go.id

Berita > Detil

Rabu, 18 April 2012 - 13:12 WIB

PANEN PERDANA UBI JALAR MERAH BERSAMA KELOMPOK WANITA TANI KOWASTRA

panen perdan ubi jalar merah dgn KWT Kowastra

Baso, 17 April 2012

PANEN PERDANA UBI JALAR MERAH BERSAMA

KELOMPOK  WANITA TANI KOWASTRA

 

Dimulai dari rasa keinginan untuk menambah income pendapatan keluarga maka sebanyak 47 orang ibu-ibu bersepakat untuk membentuk sebuah kelompok wanita tani yang dinamakan KOWASTRA ( Kelompok Wanita Sejahtera ) di Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso dengan langsung melakukan kegiatan penanaman ubi jalar seluas 25 Ha.

Dengan bimbingan dan arahan dari penyuluh dan UPT BP4K2P Kec Baso serta semangat dari ibu-ibu kelompok tersebut selama lebih kurang 4 bulan maka Selasa siang (17/4) dilakukanlah panen perdana ubi jalar merah tersebut.

Hadir pada kesempatan panen perdana ubi jalar merah ini Camat Baso I Putu Venda, S.STP, M.Si, UPT BP4K2P Jon Ismedi dan penyuluh, “ kita sungguh bangga dengan semangat ibu-ibu KWT KOWASTRA ini dalam berusaha dibidang pertanian, karena selain daripada mengurus urusan di rumah tangga juga berusaha untuk menambah pendapatan ekonomi keluarganya “ sebut Camat Baso disela-sela panen ubi jalar tersebut. “ Usaha ini terlaksana berkat kerjasama dari semua pihak, baik dari anggota kelompok, penyuluh maupun dari upt sendiri, untuk itu kami juga berharap agar kedepannya kelompok tani wanita kowastra selalu menjaga kekompakan sesama anggota sehingga usaha kelompok akan dapat semakin meningkat tapi rezki yang didapat sekarang jangan lupa juga untuk mengeluarkan zakatnya “ tambah Camat Baso ini.

Upt BP4K2P Jon Ismedi menyampaikan bahwa “ hasil panen perdana ubi jalar merah di kelompok wanita tani kowastra ini sungguh luar biasa, karena dari uji hasil berdasarkan ubinan ukuran 2,5 x 2,5 meter diperoleh hasilnya 45 ton /ha bersih, sehingga jika dikalikan dari luas tanam yang 25 ha tersebut total keseluruhannya mencapai 1.125 ton dalam kurun waktu 125 hari. Untuk saat sekarang, harga ubi jalar dipasaran Rp. 2.100/kg sehingga apabila dikalikan untuk penghasilan dari hasil yang didapat per hectare nya 45.000 kg x Rp. 2.100 = Rp. 94.500.000,- sedangkan untuk modal diperkirakan Rp. 33.500.000,- sehingga diperkirakan penghasilan jadinya Rp. 61.000.000,- per hectare nya ”.

Sedangkan ketua kelompok kowastra Emy (50 thn) menyampaikan bahwasanya tidak menduga bahwa kelompok wanita tani kowastra yang dipimpinnya ini akhirnya bisa juga melakukan panen ubi jalar, “ yo nan namonyo ibu-ibu tantu kami banyak keterbatasannyo, tapi Alhamdulillah akhianyo bisa juo manghasilkan yang kami tanam ko “ imbuh Emy dengan penuh rasa kegembiraannya.

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: