Selamat Datang di Website Kecamatan Baso
Minggu, 20 Agustus 2017 - 27 Zulqaidah 1438 H

BUDI PERWIRA NEGARA. AP. M.Si

Camat Baso

Kata Sambutan  Profil

Alamat Kontak :

Jl. Raya Bukittinggi Payakumbuh KM 13

(0752) 28502

kec_baso@agamkab.go.id

Berita > Detil

Senin, 16 Juli 2012 - 07:55 WIB

Sebanyak 30 Petani Ikuti Dilklat Agribisnis Jeruk

Sebanyak 30 petani jeruk madu di Sumatera Barat mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Agribisnis jeruk bagi non aparatur di BP4K2P Koto Tinggi Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

Diklat Agribisnis non aparatur tersebut dibuka secara resmi Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Sumatera Barat diwakili Kepala Balai Diklat Pertanian  Septiarman, dihadiri unsur Dinas Pertanian Kabupaten Agam dan Kepala UPT BP4K2P Kecamatan Baso Jon Ismedi.

Septiarman  atas nama Kepala Dinas Peretanian dan Hortikultura Sumatera Barat antara lain menjelaskan, keberhasilan petani dalam mengembangkan usaha perlu adanya pengetahuan melalui Diklat, karena tanpa  dibarengi dengan ilmu pengetahuan tidak mungkin akan berhasil.

Tanaman jeruk madu di beberapa daerah di Sumatera Barat dikelola Kelompok Tani (Keltan) cukup berkembang, namun belum dikelola secara profesional mengarah kepada agribisnis dan agrowisata, salah satu tujuan Diklat ini diharapkan peserta mendapatkan ilmu pengetahuan dibidang Aghribisnis jeruk.

Kepada peserta pelatihan, harap Septiaraman, agar dapat mengikuti dengan baik sampai selesai, kemudian dapat pula dikembangkan hasil pelatihan ini di daerah masing- masing, sebab Kabupaten Solok Selatan, Agam dan Kabupaten 50 Kota berpotensi pengembangan tanaman jeruk madu.

Sementara Kepala UPT BP4K2P Kecamatan Baso Jon Ismedi menambahkan, kawasan tanaman  jeruk madu dikelola Gapoktan Bersaudara Koto Gadang Nagari Koto Tinggi Kecamatan Baso seluas 109 hektare, yang sudah panen terdapat 46 Ha. Untuk pengembangan ke depan pengurus Gapoktan Bersaudara saat ini telah merancang kawasan “Agrowisata Bersaudara.”  

Dikatakan, saat ini pengunjung dari berbagai daerah mulai ramai datang kekawasan Agrowisata Bersaudara Koto Tinggi Baso tersebut, karena sesampai mereka  dilokasi, dapat memetik langsung buah jeruk madu segar, papaya dan sejumlah sayur segar terhampar luas diladang menghijau, kata pengurus Gapoktan Bersaudara, Dt mandaro Manih.

Marieti Ketua panitia pelatihan dari Balai Dilklat Pertanian laporan singkatnya menjelaskan, peserta pelatihan 30 orang terdiri dari Kabupaten Solok Selatan, Agam, Kabupaten 50 Kota dan SMK Pertanian, mulai (19-25/6)  selama seminggu.(arfahmi)

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: